Hormati Orang yang sedang Berpuasa?!

Akhirnya bisa merasakan juga bulan suci yang penuh dengan keberkahan, kasih sayang dan ampunan yaitu bulan Ramadhan. sebagai salah satu orang yang beruntung bisa merasakan bulan suci ini saya harus beribadah dengan khusyuk dan full. umur siapa yang tahu mungkin tahun depan saya sudah tidak bisa merasakannya kembali, ya kan? *muka serius*

anyway, berhubungan dalam bulan Ramadhan, ada satu hal yang menggelitik pikiran saya akhir-akhir ini (tepatnya baru menyadari) yaitu setiap bulan puasa tempat-tempat makan atau restoran-restoran dilarang berbuka sebelum magrib tiba, jika ingin tetap nekat jualan maka pedagang-pedangan itu diharuskan menggunakan semacam penutup/gorden untuk menutupi tempat jualannya/makanan yang dijajakan dengan alasan (yang menggelitik rasional saya, azzzeeekk dah! hahaha) agar orang yang berpuasa tidak terganggu atau tergoda puasanya. kalo kalian melanggar peraturan tersebut siap-siap kalian terkena razia para Satpol PP.

nah sekarang saya tanya ke kalian, apakah kalian tergoda puasanya pas ada orang di dekat kalian makan es atau ngemil gado-gado? atau kalian terganggu puasanya kalo ngeliatin orang makan, minum, pipis (yang terakhir ga termasuk, maaf!) ? kalo jawaban kamu kebanyakan IYA berarti iman lo tipis men….. (makanya pake yang double biar ga tembus, *eh?* hahaha).

gini deh ya, namanya puasa itu kan musti ada godaannya kan ya? kalo ga ada godaan/ diminimalisir godaannya gimana caranya kita buat tau seberapa tingkatan kita dalam beribadah apakah naik/malah merosot dari tahun sebelumnya? ya kan?. lagipula kalo puasa dipermudah dimana nilai dari puasa tersebut? tull ga? (sotoy lo vi! biarin sekali-kali nyeramahin orang!). satu lagi, kita ini tinggal di dalam negara yang latar belakangnya berbeda-beda… beda suku, budaya, dan AGAMA. nah, agama di Indonesia bukan cuma Islam tetapi masih banyak agama lain (yang butuh makan alias kebutuhan primer di siang bolong). bukannya orang yang berpuasa juga harus menghormati orang yang tidak berpuasa juga? come on… jangan cuma pengen dihormati aja dong. ada baiknya sebelum kamu minta dihormati kamu hormati dulu orang lain (dalam hal ini orang2 yang ‘tidak berpuasa’). jadi pertanyaan saya berikutnya kenapa orang berjualan dibulan puasa juga harus dilarang? emangnya Satpol PP dan antek2nya yang ngerazia itu mau ngebiayaain hidup mas-mas/ibu-ibu yang pada jualan?? kasian kan, mereka nyari nafkah dan penghasilan hidup cuma dengan berjualan. mari merenung sama-sama! #eeeaaa

dan entah sejak kapan budaya “hormati yang puasa” itu berlaku karena pada dasarnya, ibadah itu adalah urusan pribadi seseorang dengan Tuhannya, meskipun dilakukan secara bersama-sama dalam sebuah komunitas. kita hidup dalam masyarakat yg plural dengan berbagai agama, kepercayaan, jg kepentingan dan kebutuhan. ada baiknya budaya itu dihilangkan dan sewajarnya kita tidak memberikan batasan-batasan kepada orang lain yang berjualan untuk buka jam sekian, tutup jam sekian, harus ini, harus itu, dan lain sebagainya hanya dengan alasan MENGHORMATI YANG SEDANG PUASA.

well, kasian sekali yah yang minta dihormati, secara tidak langsung ia mencap dirinya sebagai manusia yang tipis iman! nauzubilah.. semoga kita bukan termasuk ke dalam orang yang tipis imannya tadi.

HAPPY FASTING ALL!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: