Impian Mereka Punya Lapangan untuk Bermain Bola

hari minggu di jam sore seperti ini pasti terganggu sama berisiknya anak-anak tetangga yang lagi main bola. padahal rumah saya ga bersebelahan di lapangan bola nan luas atau lapangan apapun yang ideal untuk bermain anak-anak ini…. ya, anak-anak ini bermain di tengah jalan tempat berseliweran (maaf, kalo kata-katanya susah untuk dicerna..) kendaraan bermotor. bahaya? PASTILAH iya. tapi kayanya anak-anak ini ga mikirin tuh. malah mereka asyik bermain ketawa-ketiwi, teriak-teriakan saat salah satu temannya memasukan bola ke gawang lawan layaknya pemain bola profesional mereka berpelukan merayakan gol kemenangan (oke, kalimat terakhir saya terlalu berlebihan..!). 

saya melihat permainan anak-anak ini sambil duduk di depan teras rumah dengan laptop kesayangan saya. kadang lucu juga melihat tingkah dan pola mereka yang masih lugu. sebentar ketawa eh sebentar lagi beranten gara-gara salah satu temannya dijatuhkan oleh tim lawan. duh.. duh… jangan sampe rusuh ya adik-adik. saya sih enjoy aja sama kegiatan yang mereka lakukan toh berolahraga sehat kan?? tapi mama saya agak terganggu sama anak-anak ini, selain mengganggu karena teriakan mereka, kadang bola yang mereka mainkan suka masuk ke daerah rumah saya yang bersebelahan dengan jalanan yang dijadikan mereka sebagai ‘lapangan’. untuk mengambil bola, anak-anak itu naik ke atas pagar rumah kami yang memang tidak terlalu tinggi dan masih terjangkau untuk mereka naiki. tapi bukannya itu ga sopan ya? (duuh, adik-adik seusia mereka kan lagi bandel-bandelnya). mama suka teriak-teriakan kalo mereka udah naik ke atas pagar rumah. niat mama marah-marah ke mereka bagus sih, supaya mereka jangan naik-naik pagar (kalo jatuh dan celaka, bisa-bisa mama yang disalahin orang tua mereka). akhirnya  saya coba berbicara sama anak-anak itu kalo mau mengambil bola jangan naik ke atas pagar rumah tapi lewat pintu rumah biar sopan. awal-awalnya sih mereka masih aja manjat pagar rumah saya tapi setelah (LAGI-LAGI) diingatkan untuk lewat pintu mereka sekarang jadi lebih nurut tuuh…

sebenarnya saya kasian dan prihatin sekali sama anak-anak ini, siapa yang ga prihatin coba untuk bermain bola dan lain-lain yang diharuskan mereka lakukan di lapangan, mereka terpaksa melakukannya dijalanan umum. ya terpaksa, sebab mereka tidak punya pilihan atau alternatif tempat untuk bermain. kalau dulu saya bisa bebas berlarian dan bermain ini itu bersama teman-teman saya dilapangan mulai dari bermain bola (iya, beneran, serius! temen-temen saya kebanyakan cowok dulu), main benteng, galaksin, petak umpet, dll yang membutuhkan tenaga dan kecepatan lari (DULU GUE MASIH BISA LARI, PUAS PUAS??). oke cukup ngebahas masa kecil saya. balik ke nasib anak-anak ini,  coba liat anak-anak sekarang buat nyari lapangan yang  ukuran 2×3 m aja susah (sereem amat yak ukurannya) apalagi buat punya lapangan bermain yang luas dan dengan fasilitas yang memadai (masih mimpi). kana kiri isinya kontrakan 10 pintu atau rumah yang menjulang 2 atau 3 lantai. di daerah rumah juga udah ga ada lapangan ‘ngangur’ lagi. ada tanah kosong tapi dijadikan lahan parkir oleh yang punya. kasian sekali nasib adik-adik ini yah… eh iya saya iseng tanya ke mereka, kamu mau ga dibuatin lapangan bola biar main bolanya ga dijalanan seperti ini??? mereka kompak menjawab MAAAUUUUU…. saya senyum liat mereka semangat gitu. tapi pikiran saya langsung terhenti, saya coba bicara dalam hati, “eh, tunggu-tunggu siapa yg mau ngerelain tanahnya buat bikin lapangan anak-anak dijaman yang egois ini???” *NGEK!*. ternyata saya memberikan harapan yang palsu sama adik-adik ini….

ayo siapa yang mau membagikan dan menyumbangkan lahan untuk fasilitas mereka bermain?????? *sembahsujud*

-SS-

2 Comments (+add yours?)

  1. cut keumala r.a
    Jul 26, 2011 @ 17:36:19

    tersentuh baca post lo yang ini =’)

    Reply

  2. sleviblog
    Jul 26, 2011 @ 19:18:09

    tersentuh part yg mana? jangan2 pas part gue nyeritain masa kecil gue lagi. “GUE DULU BISA LARI, PUAS? PUAS?”
    hahaha…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: